Hosting Unlimited Indonesia
Showing posts with label pelatihan menghafal quran. Show all posts
Showing posts with label pelatihan menghafal quran. Show all posts

Membangkitkan Simpati bagi Penghafal Alquran

Laporan utama Oleh Indah Wulandari 

Perlu dipikirkan agar para penghafal Alquran memperoleh pendidikan tinggi."Jangan sampai penghafal Alquran di mata Allah terhormat namun ekonominya lemah." Nada mengingatkan ini disampaikan oleh Ketua Jamiiyatul Qurra wal Huffadz (JQH) Nahdlatul Ulama, KH Abdul Muhaimin Zen. Ia mengungkapkan, selama ini banyak kiai hafal Alquran yang mengajar namun belum mendapatkan perhatian. 

Mereka tersebar di pesantren-pesantren tradisional di kampung maupun memberi pengajaran secara individu. Mereka tak pernah mengeluh dan

Penghafal Alquran di Jabar akan Diberi Penghargaan

Senin, 29 November 2010, 17:40 WIB
BANDUNG--Tidak banyak orang-orang yang menghafal Alquran (Hafidz). Meskipun, para penghafal kitab suci itu begitu agung di hadapan Allah, namun hingga saat ini para penghafal itu masih sedikit sekali, baik dalam skala nasional maupun di Jawa Barat sendiri.

Mereka menghafalkan Alquran, tentu saja tidak karena keinginan mendapatkan pemberian atas hafalan mereka. Mereka melakukan itu untuk mendekatkan diri dan sebagai alat mencapai ridha-Nya. Kendati demikian, merupakan sebuah penghargaan besar jika pemerintah dapat meringankan beban hidup mereka.

Bocah Penghafal Al-Qur’an dari Makassar

Muhammad Gozy Basayev nama lengkapnya. Lahir 24 Juni 2000, Gozy – biasa dia dipanggil – adalah putra pertama pasangan M.Natsir dan Erika yang bertempat tinggal di Makassar Sulawesi Selatan. Sejak usia 6 tahun, Gozy telah memulai untuk menghafal Al-Qur’an dan dalam waktu 2 tahun dia berhasil menghafal seluruh Al-Qur’an diluar kepala.

Inspirasi dari Shamil Basayev

Ketika Gozy lahir saat itu sedang terjadi perang antara mujahidin Chechnya melawan pasukan Rusia. Salah seorang komandan perang Chechnya yang terkenal ketika itu adalah Shamil Basayev. Dia adalah seorang Mujahid yang gagah berani dan juga seorang yang hafidz Al-Qur’an. Ayah Gozy sangat terinspirasi dengan profile beliau sehingga memberikan nama anaknya Muhammad Gozy Basayev yang berarti Muhammad – diambil dari Nabi Muhammad, Gozy yang berarti pejuang dan merupakan syuhada Kaukasus pada abad perengahan sedangkan Basayev merupakan nama belakang Shamil Basayev.

Ummu Shalih, 82 tahun, Penghafal Al-Qur’an

RUBRIK KELUARGA pada Majalah Ad-Dakwah selalu menghadirkan kepada para pembacanya kisah-kisah yanq penuh keteladanan dan juga berbagai informasi yang menyejukkan hati.
Berikut ini adalah salah satu pengalaman nyata yang dimuat dalam majalah tersebut.  Mari kita simak bersama!
Ummu Shalih. 82 tahun, mulai menghafal Al-Qur’an pada usianya yang ke-70. Tamasyanya ke taman hafalan Al-Qur’an, sungguh sangat menginspirasi. Cita-citanya yang tinggi, kesabaran, dan juga pengorbanannya patut kita teladani.

Haniya : 40.000 Penghafal Qur'an Jawaban Pembakaran Qur'an Pendeta Terry Jones

Admin
Minggu, 12/09/2010 22:07 WIB
Sejak Hamas mengambil alih Gaza, perubahan yang mendasar dalam kehidupan terus nampak, khususnya dalam kehidupan di wilayah yang luasnya, tak lebih 45 kilometer persegi. Gerakan itu hanya membutuhkan waktu beberapa jam mengambil alih  kontrol seluruh Gaza dari Otoritas Palestina (PA), yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas, di tahun 2007.
Wilayah yang sempit itu, yang sering disebut sebagai 'penjara terbuka', karena Gaza diblokade oleh Israel dan sekutu-kutunya, dan berpenduduk hampir 2 juta jiwa, sampai hari ini. Tapi, Hamas  tak pernah tunduk terhadap segala tindakan Israel dan sekutu-kutunya. Termasuk tak mau mengakui keberadaan Israel, dan tetap berpendirian  negeri Zionis itu, di mata Hamas sebagai penjajah dan ilegal.

Hafidz Cilik Pertama Negeri Samurai

Rabu, 24/11/2010 07:29 WIB

Oleh LIzsa Anggraeny

"Kono tabi, hajimete no Qur`an zen-ankisha (danshi 11-sai) ga tanjoushimashita" "Telah 'lahir,' seorang hafidz Qur`an pertama di Jepang (anak laki-laki 11 tahun)."Begitu kira-kira terjemahan kalimat di atas.
Sebuah berita yang saya terima melalui e-mail dari salah satu Masjid di Jepang. Tentu, membaca berita tersebut, sontak mata terbelalak.
Antara gembira, terharu dan tak percaya. 11 tahun? Anak laki-laki? Hafidz cilik pertama di Jepang? Allahu Akbar! Ada kebanggaan tersendiri meyelusup di hati. Ingatan saya lalu mulai berjalan pada seorang anak laki-laki berkaca mata. Sama dengan anak-anak sebaya lainnya, Ia polos dan kadang penuh dengan ulah.

Di BOSNIA Ada 30 Hafizh Yang Baca Al-Qur`an Dengan 10 Qiraat

Posted by Abdullah Hadrami
Situs aljazeera.net melaporkan, al-Qur`an al-Karim senantiasa mendapatkan perhatian yang besar di Bosnia dari baik dari aspek tahfizh, tajwid maupun tafsirnya. Kafilah tahfizh yang mumpuni masih terus berlangsung dan jumlah para hafizh terus bertambah.!

Bagi orang yang mendengarkan bacaan mereka merasakan seakan mendengar bacaan para tokoh besar hafizh al-Qur`an al-Karim di dunia Islam semisal Syaikh al-Hashari, al-Minsyawi, al-Hudzaifi dan Abdul Basith, baik dari sisi kemerduan suara atau dari sisi tajwid dan makhraj huruf.

Gaza Kembali Lahirkan 13.000 Penghafal Alquran

Setelah beberapa waktu lalu mewisuda 24.000 penghafal Alquran, kali ini Muslimin Gaza kembali mewisuda 13.000 hafizh dan hafizhah. Bertempat di sebuah taman di distrik Jabaliya, anak-anak, tua dan muda, berkumpul dalam rangka bersyukur atas prestasi luar biasa yang diraih oleh anak-anaknya.
Acara yang dihadiri oleh puluhan ribu masyarakat Gaza, pejabat-pejabat Gaza, bahkan perdana menteri Ismail Haniya pun turut hadir dan memberikan sambutannya. Tidak ketinggalan dua orang relawan MER-C yang mendapatkan undangan khusus untuk menghadiri acara tersebut.

Diundang ke Pusat Penghafal Alquran di Gaza

Senin kemarin (11/10) kami diundang khusus oleh Darul Qur’an wa Sunnah, pusat para penghafal Alquran di Gaza. Undangan ini disampaikan langsung oleh Ketua Darul Qur’an wa Sunnah Kota Jabaliya, Syeikh Khadir As-Sunnah.
Tiba di pusat Darul Qur’an wa Sunnah, kami disambut secara seremonial. Awalnya kami hanya ingin menanyakan bagaimana sistem pembelajaran yang diterapkan agar bisa menjadi contoh untuk Muslimin di Indonesia. Namun tak dinyana ternyata di sana sudah hadir seratusan tamu undangan Muslimin dan Muslimat Jabaliya yang diundang secara khusus oleh Darul Qur’an wa Sunnah untuk menyambut kedatangan kami.

Indahnya Menghafal Al Quran di Masjid Raya Habiburrahman Bandung

May 2nd, 2010
Menghafal Quran merupakan kegiatan yang sangat mulia, ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh sahabat Al Quran dari zaman Rasulullah sampai sekarang.  Dalam memberikan motivasi dalam menghafal Quran, Rasulullah memberikan penghargaan tertinggi beliau melalui hadits ‘sebaik baik kalian adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al Quran’.
Rasa cinta pada Al quran ini tidak bisa muncul begitu saja, namun perlu pembinaan dari usia dini sampai tumbuh keinginan untuk selalu selalu bersama dengan Al Quran, dalam bentuk implemetasi, tadarus, tilawah, tadabur, mengamalakan bahkan sampai tingkat menghafal Quran.

Enam Hafizh Al Quran Ikuti Seleksi Jadi Pegawai

Selasa, 27 Juli 2010 - 23:15:43 WIB
PASIRPENGARAIAN (rokanhulunews.com) - Enam dari delapan orang hafizh Al Quran warga Rokan Hulu (Rohul), Selasa (27/7) siang, mengikuti seleksi menjadi calon pegawai di Pemkab Rohul, diseleksi Imam Masjid Al Ittihad Rumbai Pekanbaru PT CPI, Murtadho Habibi LC Alhafiz alumni Universitas Islam Almadinah Almunawwaroh (UIM) Fakultas Al Quran.

Penyeleksian enam Hafizh yang digelar di lantai II Kantor

24.000 Hafizh dan Hafizhah Wisuda di Gaza

Di tengah maraknya ulah segelintir iblis berwujud manusia yang melakukan penghinaan terhadap Islam dan berupaya memusnahkan cahaya Alquran dengan membakar dan merobeknya, ALLAH Subhanahu wa Ta’ala menghadirkan 24.000 hafizh dan hafizhah di Gaza.
Ya. Muslimin dan muslimat Gaza yang rata-rata berumur belasan tahun tersebut telah menghafalkan seluruh Alquran dalam waktu kurang dari tiga bulan selama liburan musim panas (summer camp) beberapa waktu lalu. Subhanallah, Mahasuci Engkau ya ALLAH atas segala tipu daya musuh-musuh-MU yang ingin menghancurkan cahaya dinul Islam di muka bumi ini.

Pakistan Miliki 7 Juta Hafidz Al-Quran

Jumat, 16/06/2006 15:10 WIB
“Sesungguhnya Kami menurunkan Adz Dzikr (Al-Qur’an) dan sesungguhnya Kami pasti memelihraranya.” (QS. Al-Hajar: 9). Firman Allah swt benar-benar terasakan kandungannya dalam kehidupan.
Sarana pemeliharaan Al-Quran sebagaimana disebut dalam ayat tadi, sekarang bisa berbentuk hafalan, lembar tulisan, mushaf, kaset, video, program komputer, internet dan sebagainya. Al-Quran sekarang menjadi sebuah kitab yang paling banyak dicetak, paling luas peredarannya, paling banyak dibeli dan paling sering dibaca. Al-Quran menjadi sebuah kitab yang paling banyak dihafal di seluruh dunia, dibandingkan kitab apapun.

Di Libya, Hafizh Qur'an Sederajat Sarjana

Minggu, 15/11/2009 11:16 WIB
Sedikit yang tahu jika Libya sebenarnya memiliki jutaan orang yang hapal (hafizh) kitab suci al-Qur'an. Seperlima dari jumlah penduduk negeri Moammar Qadzafi itu ditaksir hapal al-Qur'an di luar kepala. Pihak pemerintahan Libya pun "memuliakan" para hafizh ini dengan menyetarakan mereka dengan lulusan perguruan tinggi atau sarjana.
Banyaknya para hafizh al-Qur'an ini tak lepas dari peran pesantren-pesantren lokal, semisal Zawiyah, Khalawi, dan Kuttab, yang banyak tersebar di hampir seluruh wilayah Libya, baik di kota atau pun desa-desa, bahkan hingga di pelosok.

Penghafal Al-Qur’an & Hadits Akan Dapat Asuransi

27/9/2010 | 18 Syawal 1431 H | Hits: 1.335
dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh akan memberikan asuransi kesehatan bagi para penghafal Al Qur’an dan Hadits di Indonesia. Sebab, menurutnya para penghafal adalah orang-orang pilihan yang harus di lindungi, disayangi, terus dikembangkan dan dijaga betul.
“Karena tak semua orang memiliki kapasitas memori yang bagus seperti itu. Tak semua orang bisa menghafal Quran. Maka negara, pemerintah dan semua pihak wajib hukumnya meng-eman, bukan sekadar menyayangi tapi melindungi, menyayangi, terus mengembangkan, dan harus di jaga betul,”

Jumlah Penghafal Al-Qur’an Indonesia Terbanyak di Dunia

dakwatuna.com – Jakarta. Indonesia kali ini boleh berbangga. Pasalnya, ternyata jumlah penghafal Alquran di Indonesia tertinggi di dunia, yakni mencapai 30 ribu orang. Arab Saudi bahkan hanya memiliki 6.000 orang penghafal Alquran.
Namun jangan gembira dulu, jumlah tersebut masih terhitung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia yang sekitar 234 juta orang.
”Jadi lomba Musabaqah hafalan Alquran dianggap penting agar bisa terus menghasilkan penghafal Alquran dan hadits di kemudian hari,” ujar Koordinator Sekretariat Musabaqah Tahunan Hafalan Alquran Sultan Bin Abdul Aziz Tingkat Nasional, Gunaim Ikhsan, Jumat (24/9).

Gaza Wisuda 13 Ribu Penghafal Al-Qur’an

dakwatuna.com – Gaza. Dr. Talib Abu Syaer, menteri wakaf dan urusan agama menyebutkan, pembebasan Al-Quds ada di tangan para penghafal Al-Qur’an. Ia memuji kebijakan perdana menteri Palestina yang mendukung penuh proyek penghafal Al-Qur’an.

Jalaluddin As-Suyuthi hafal Al Quran belum genap 8 tahun

Jalaluddin As-Suyuthi dilahirkan pada tahun 849 H/ 1445 di kota Kairo. Nama lengkapnya adalah Abdurrahman bin Kamal Abu Bakar bin Muhammad bin Sabiq Ad-Dhin bin Fakhr Utsman bin Nashiruddin Muhammad bin Himamuddin Al-Hammam Al-Hudairi As-Suyuthi. Bergelar Jalaluddin dan akrab dipanggil Abu Fadhil. Nama panggilan ini adalah pemberian dari gurunya, Al-Izzu Al-Kanani Al-Hanbali. Namun di kemudian hari ia lebih dikenal dengan nama As-Suyuthi, yang dinisbatkan kepada ayahnya yang dilahirkan di daerah Suyuth.

Juara Baca Al Quran Se-Asia Pasifik

Sabtu, 9 Oktober 2010 | 08:50 WIB

Pamekasan - Surya- Satu lagi putra Pamekasan meraih prestasi gemilang dengan predikat penghafal Alquran, tingkat internasional, yakni H Mohammad Salim Ghazali, 21, warga Desa Plakpak, Kec Pegantenan, Pamekasan.
Putra bungsu dari enam bersaudara, pasangan Ghazali (almarhum) dan Ny Nafisah ini menyandang juara I untuk 20 juz Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadist, se Asia Pasifik, di Universitas Indonesia (UI) Jakarta, yang digelar selama 4 hari, mulai Jumat – Senin (1-4/10).

Calhaj Tuna Netra Usia 17 Tahun Mampu Hafal Al Quran 18 Juz Rois Jajeli

Sabtu, 23/10/2010 17:41 WIB
Surabaya - Salah satu calon jamaah haji (Calhaj) Embarkasi Surabaya masih berusia 17 tahun dan mengalami tuna netra. Meski tuna netra, M Nurul Huda yang berangkat naik haji bersama ibunya Dewi Riskin (43) warga Rongtengah, Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, juga berdoa ingin hafidz Al Quran 30 Juz.

Setiap berjalan menuju ke mana pun, seperti ke kamar penginapan maupun ke Masjid di komplek Asrama Haji Sukolilo, Huda yang masih duduk di bangku Madrasah Aliyah (MA) di Pondok Pesantren Assaidiyah, Sampang, tak lepas dari gandengan Dewi Raskin, ibunya.